Sabtu, 05 Juli 2008

IT Cabor Catur, Team Percontohan Bagi Seluruh Tim IT PON XVII Kalimantan Timur


Kiri : Yosi,Lisa,Untung (menpora)Wijaya Kusuma,Yuliana,Mashuri


Kontingen Kalimantan Timur




Irene dan Fans IT Media Cantre Catur



Jumat, 04 Juli 2008

CELSIE MONIKA MUDA TAK HARUS DIBAWAH



TARAKAN-Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Kalimantan Timur (Kaltim), diwarnai wajah-wajah muda. Termasuk pecatur putri asal Kaltim, Chelsie Monica Ignesias Sihite. Ternyata muda tak harus selalu di bawah. Buktinya, di laga bergengsi nasional yang berlangsung setiap 4 tahun ini, Monik sapaan akrab Chelsie termasuk yang diunggulkan. Putri bungsu dari tiga bersaudara ini mengenal catur dari almarhum ayahnya, Abi Dosner Sihite. “Monik, dari 3 tahun senang dengan catur, kebetulan almarhum ayahnya juga gemar catur,” ungkap Rumondang Sinaga, ibunda tercinta. Menariknya, waktu kecil gadis kelahiran Balikpapan 13 tahun silam ini pernah mendapat nilai 8,5 untuk nilai matematika. Karena itu, almarhum ayahanda tercinta menghukum Monik tidak boleh menyentuh catur sampai dia memperoleh nilai 10 berturut-turut sampai 10 kali di mata pelajaran yang sama. “Ini memicu Monik belajar, ternyata dia bisa. Sehingga dia kembali bisa bermain catur,” ujar sang ibu yang sehari-harinya bekerja sebagai wiraswasta dengan mata yang berbibar-binar. Bakat dan kepintaran yang dimiliki dara yang gemar main catur dan berenang serta paling doyan makan ayam goreng bareng minum jus mangga ini tidak bisa dipungkiri, termasuk oleh sang pelatih catur putri Kaltim, RS Nugroho. “Tidak ada masalah waktu ngajar (catur) monik, karena dasarnya anaknya pintar dan cepat belajar,” katanya saat diwawancara oleh reporter media center. Temen-temen gadis yang masih tercatat sebagai siswi SMP Negeri 2 Balikpapan ini mengaku Monik punya kepribadian yang baik dan enak untuk diajak bercanda. (Jry-mc-j2*_trk)

Kamis, 03 Juli 2008

Technical Meeting










Susanto Magaranto Tak Terbendung

TARAKAN-Peluang Pecatur Jabar Grand Master (GM) Susanto Megaranto merebut emas di nomor catur cepat perorangan, belum terbendung. Hingga babak kelima petang tadi di ruang Kayan Hotel Tarakan Plaza kamis petang(3/7). Megaranto memuncaki klasemen sementara dengan mengumpulkan poin 5 Vp.

Di babak ke lima nomor catur cepat perorangan, pecatur Jabar GM Susanto Megaranto yang menempati start rangking pertama di PON XVII ini, mampu menang atas pecatur DKI Jakarta Master Internasional (MI) Danny Juswanto peraih medali emas di PON XVI di Palembang. Kemenangan atas pecatur senior Indonesia ini, semakin mengokohkan posisi Megaranto di puncak klasemen sementara dengan poin 5 vp.

Di babak sebelumnya, Grand Master termuda Indonesia ini sempat menundukan seniornya Grand Master (GM) Ardiansyah kini menempati posisi ke tujuh dari kelima babak yang di mainkan.

Di posisi kedua, di tempati lima Pecatur yang memiliki poin sama 4 Vp diantaranya Pecatur Kaltim MI. Irwanto Sadikin, MI Nasib Ginting, Pecatur SumSel Master Fide (MF) Kasmiran, Pecatur Sumatra Utara Yohanes Simbolon dan Pecatur DKI Andreas Susilodinata.

Di bagian putri, Pecatur Bali Kadek Iin Dwijayanti dan Pecatur Banten Desi Rachmawati memimpin klasemen sementara hingga babak kelima. Keduanya kini mengumpulkan poin 4 ½.

Disusul Pecatur DKI yang di favoritkan Juara Irine Kharisma Sukandar serta rekannya Evi Lidiawati dan Pecatur Kaltim Dewi Anastasi Citra sama-sama mengumpulkan poin 4 Vp.

Sementara pecatur Kaltim lainnya Nadya Anggraini berada satu strip dibawa Dewi dengan poin 3 ½ Vp. Di posisi ini Nadya ditemani pecatur DKI lainnya (MIW) Upi Damayanti dan Pecatur Kalsel Weny Meliana. Hingga berita ini diturunkan, pertandingan masih berlangsung babak ke enam dan ke tujuh. Sedangkan babak delapan dan sembilan di mainkan besok pagi mulai pukul 09.00 Wita

Team IT CATUR Melepas Lelah